PD IPM LAMONGAN

TENTANG KAMI

Mengenal Ikatan Pelajar Muhammadiyah di Kabupaten Lamongan: siapa kami, apa yang kami tuju, dan bagaimana kami bergerak.

  • Ortom Muhammadiyah
  • Sejak 1961
  • Periode 2026-2028
IPM pd.ipm.lamongan 4 pilar

Kecakapan pelajar

Belajar 4C, literasi, dan keterampilan hidup untuk menghadapi abad 21.

Baca empat pilar

Profil

Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Lamongan

Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) adalah organisasi otonom Muhammadiyah yang bergerak di kalangan pelajar. Di Kabupaten Lamongan, gerakan ini dipimpin oleh Pimpinan Daerah (PD) IPM Lamongan.

PD IPM Lamongan menjadi rumah bagi pelajar Muhammadiyah untuk belajar, berorganisasi, dan berdakwah, dari tingkat ranting di sekolah sampai tingkat daerah.

Era Baru Pelajar Cendekia

Empat pilar gerakan

Arah gerak PD IPM Lamongan dirumuskan dalam empat pilar yang saling menguatkan.

Transformasi kecakapan pelajar

Membekali pelajar dengan tiga kelompok keterampilan agar siap menghadapi tantangan abad 21.

Tiga keterampilan

  • Keterampilan belajar. Kompetensi abad 21 yang mencakup 4C: berpikir kreatif, berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi.
  • Keterampilan literasi. Membedakan fakta, menentukan sumber informasi, menangkal hoaks, dan memahami teknologi di baliknya. Meliputi literasi informasi, media, dan teknologi.
  • Keterampilan hidup. Fleksibilitas, kepemimpinan, inisiatif, produktivitas, dan keterampilan sosial untuk bertahan dan berkualitas secara pribadi maupun profesional.

Ekosistem kepemimpinan berdampak

Kepemimpinan tidak berhenti pada mengelola struktur dan forum, tetapi pada kapasitas kader menghadirkan dampak nyata bagi pelajar, komunitas, dan keberlanjutan gerakan.

Langkah

  • Sosialisasi paradigma kepemimpinan berdampak secara mengakar.
  • Integrasi prinsip berdaya, berdampak, dan berkelanjutan dalam seluruh proses kaderisasi IPM.
  • Sosialisasi dan penggunaan SPI sebagai acuan sistem perkaderan di setiap tingkatan pimpinan.
  • Kaderisasi berbasis pengalaman, refleksi, dan aksi nyata.
  • Membentuk pelajar yang tanggap isu sosial: kesetaraan gender, lingkungan, kebijakan publik, kemandirian ekonomi, kesehatan, dan lainnya.

Internalisasi maqashid syari'ah dan Islam berkemajuan

Menghadirkan agama secara hidup dan membumi: iman menjadi sumber nilai, orientasi etis, dan pendorong perubahan sosial. Maqashid syari'ah menjadi jembatan antara realitas sosial, intelektual, dan spiritual.

Praktik baik

  • Pembelajaran AIK berbasis isu.
  • Forum diskusi Islam berkemajuan dan maqashid syari'ah dalam kehidupan sosial.
  • Integrasi nilai Islam berkemajuan dan maqashid syari'ah pada setiap program IPM.

Algoritma Pelajar Cendekia

Proses, program, dan langkah strategis untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pelajar dan siklus kaderisasi yang berkelanjutan. Dimulai dari pemberdayaan potensi kader, lalu digitalisasi gerakan.

Langkah

  • Pendataan potensi kader sebagai langkah awal pengembangan.
  • Pemetaan dan inkubasi potensi lintas bidang: olahraga, seni, wirausaha, sosial, digital, dan kebijakan.
  • Penyediaan ruang ekspresi, kolaborasi, dan inovasi bagi pelajar.
  • Pendampingan berkala dan penguatan jejaring eksternal untuk ekosistem pengembangan talenta.
  • Digitalisasi gerakan: apresiasi potensi, tanggap isu sosial dan nasional, transparansi program, dan jangkauan informasi lebih luas.

Posisi kami dalam IPM

IPM disusun berjenjang. PD IPM Lamongan berada di tingkat daerah, di antara wilayah dan cabang.

  1. Pimpinan Pusat
    Tingkat nasional. Menetapkan arah dan kebijakan seluruh IPM.
  2. Pimpinan Wilayah
    Tingkat provinsi. Untuk kita: Jawa Timur.
  3. Pimpinan Daerah Kita di sini
    Tingkat kabupaten atau kota. Di sinilah PD IPM Lamongan berada.
  4. Pimpinan Cabang
    Tingkat kecamatan. Menghubungkan daerah dengan ranting.
  5. Pimpinan Ranting
    Tingkat sekolah atau desa. Garis depan kegiatan kader.

Ketua dari masa ke masa

Estafet kepemimpinan PD IPM Lamongan, dari yang terdahulu sampai sekarang. Tiap periode memuat tautan sumbernya.

Rizqi Farid Al-Husni
Ketua saat ini Rizqi Farid Al-Husni Ketua Umum 2026-2028
  1. KH Shodiq Abdullah (alm.)

    Pernah menjabat ketua PD IPM Lamongan pada era 1990-an (periode pastinya belum terdata). Dikenal sebagai perintis SMPM 8 Godog.

    Sumber: PWMU.CO
  2. Irvan Syaifullah (alm.)

    Terpilih pada Musyda XVI di Perguruan Muhammadiyah Godog, Laren, bersama Dedi Kurniawan sebagai sekretaris umum. Menjadikan gerakan literasi sekolah sebagai fokus.

    Sumber: MuhammadiyahLamongan.com
  3. Abdul Kholis Fadli

    Dilantik pada 30 Juni 2018 di Aula UMLA dengan tema "Mempertajam Eksistensi IPM Sebagai Manifestasi Dakwah Berkemajuan".

    Sumber: ipm.or.id
  4. Abdullah Tsani Muttaqin

    Hasil Musyda XVIII di Solokuro, menggantikan Abdul Kholis Fadli. Dilantik Pimpinan Wilayah IPM Jawa Timur pada 27 Maret 2022 di Gedung Dakwah PDM Lamongan.

    Sumber: Suara Muhammadiyah
  5. Dimas Julian Arman

    Dari PC IPM Paciran. Terpilih pada Musyda XIX yang ditutup 10 Maret 2024 di UMLA, dengan tiga gerakan: ekoliterasi, empowerment movement, dan digitalisasi movement. Masa baktinya berakhir pada Musyda XX.

    Sumber: MuhammadiyahLamongan.com
  6. Rizqi Farid Al-Husni

    Terpilih pada Musyda XX di Sedayulawas, Brondong (11-13 September 2026). Sebelumnya Ketua Umum PR IPM MAM 02 Paciran 2023-2024 dan aktif di PC IPM Paciran 2024-2026.

    Sumber: LintasJatimNews

Perjalanan

  1. Muhammadiyah berdiri

    KH Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah di Yogyakarta pada 18 November 1912.

  2. IPM lahir

    Ikatan Pelajar Muhammadiyah berdiri pada 18 Juli 1961 sebagai wadah gerakan pelajar Muhammadiyah.

  3. Era Baru Pelajar Cendekia

    PD IPM Lamongan memasuki periode kepemimpinan baru dengan empat pilar: transformasi kecakapan pelajar, ekosistem kepemimpinan berdampak, internalisasi maqashid syari'ah dan Islam berkemajuan, serta algoritma Pelajar Cendekia.

Warna identitas

Palet resmi dari branding guidelines PD IPM Lamongan 2026-2027. Klik kode warna untuk menyalin.

Hijau

Warna utama: semangat tumbuh dan gerakan.

Hijau tua

Teks dan penegas: keteguhan dan kedalaman.

Kuning

Aksen: cahaya dan optimisme.

Putih

Ruang bernapas: kejernihan dan kesederhanaan.

Ingin ikut bergerak?

Pelajar Muhammadiyah di Lamongan terbuka untuk bergabung. Hubungi kami dan mulai dari ranting terdekat.

Hubungi kami